Teknik Copy Paste Artikel Blog Tanpa Plagiat

Kali ini kita belajar bagaimana sih cara copas artikel di blog tapi yang tidak plagiat atau setidaknya seperti tulisan sendiri. judulnya juga biar lebih unik, tidak pasaran.

Artikel yang akan anda baca adalah kutipan dari materi didalam Buku Ngadsense, cuma sebagian kecil saja dan sangat saya sarankan jika ingin belajar lebih dalam silahkan order langsung buku adsense terbaik tanpa mahal dan langganan gratis untuk setiap update materinya. klik disini

Biasanya ketika saya akan menuliskan posting baru ada beberapa langkah yang dilakukan, mulai dari pencarian judul, pencarian topik, meringkas, edit dan akhirnya terpublish.

Dalam setiap posting yang sudah terpublikasi tentu saja tidak akan lepas dari beberapa kata kunci / keyword didalamnya, Menurut saya sendiri ada beberapa jenis keyword dan salah satunya adalah Keyword Trending. Pada kesempatan kali ini juga akan bahas bagian itu dan bagaimana cara mengumpulkan berbagai sumber lalu menerbitkan kontennya.

Trending, Booming, Viral, Heboh adalah sebuah kesatuan yang tidak bisa dipisahkan, buat anda yang bermain di konten berita (informasi) sudah jelas harus mengedepankan keyword trending, bisa dibilang pembahasan mengenai konten yang sedang jadi perbincangan adalah yang paling mudah dituliskan tapi juga sangat mudah ditinggalkan (kadaluarsa, sudah tidak menarik lagi)

Untuk pembahasan yang lebih mendalam, saya akan bagi (pisah) lagi materi tentang keyword trending menjadi 2 bagian, yaitu trending bebas dan trending terfokus. sayangnya disini saya tidak akan membahas keseluruhannya, hanya salah satu saja ya gus.

Kita akan bahas bagian Trending Terfokus, Tekniknya hampir sama dengan trending bebas, hanya saja disini ditujukan buat anda yang membahas topik lebih detil seperti olahraga, otomotif, kesehatan dan semacamnya.

Caranya sama tapi disini anda harus mencari referensi / sumber yang lebih dalam dan penulisannya sebaiknya juga dipehatikan, tidak hanya menitikberatkan pada judul saja. Untuk urusan kali ini anda bisa sepenuhnya menggunakan dekstop tanpa perlu bantuan smartphone, sekarang yang kita manfaatkan adalah yahoo news, bisa juga menggunakan referensi lain kok.

Yahoo news punya tab menu yang cukup banyak dan mengambil dari sumber sumber yang lebih jelas meskipun kebanyakan berasal dari liputan6.com tapi disini kita akan mengembangkannya untuk isi tulisan.

Contoh, jika blog anda membahas tentang kesehatan dan karena saat buku ngadsense ini ditulis bertepatan dengan momen kemerdekaan jadi saya pilih artikel tentang itu juga, biar pas momennya dan tidak jauh dari topik utama pembahasan di blog :

 

 Pencarin topik selesai, lanjut lagi ke Tahap Penulisan dan Pencarian Referensi / Bahan (Copas artikel di blog). Caranya simak dibawah ini gus.

1 . Sumber dari yahoo news

2 . Sumber hasil cari referensi melalui google

3. Anda buka web sumbernya dan baca artikelnya, kumpulkan bagian-bagian yang menarik dan penting, atau coba gunakan aplikasi peringkasan dari buku ngadsense jika males membaca beritanya yang panjang. Aplikasi cari inti artikel dari Buku Ngadsense tugasnya sederhana tapi cukup membantu, disini anda cukup tempelkan kalimat yang panjang dan aplikasi ini akan bekerja secara otomatis mencari poin-poin penting dari teks panjang yang anda tempelkan.

Contoh penggunaannya :Hasil referensi dari 1 sumber setelah diringkas (dibagi jadi 2 kali peringkasan) :

#1 Soeharso Lulus pada 1939 sebagai dokter, anak pak lurah itu kemudian bekerja di Rumah Sakit Umum (CBZ) Surabaya. Dia pun mulai bekerja bekerja di Rumah Sakit Jebres Sala pimpinan dokter Pujo seperti mengutip laman Pahlawan Center, Selasa (15/8/2017) Beruntung, dia mendapat perlindungan dari dr Mayeda seorang dokter Jepang, sehingga tetap bekerja di Rumah Sakit Jebres.

#2 Selama merawat para pejuang kemerdekaan yang cacat karena perang gerilya, dia sering mendengarkan keluh kesah mereka. Cita-cita mulia Soeharso diwujudkan dengan mendirikan suatu pusat untuk merehabilitasi disabel. Dia juga membaca buku-buku karangan Henry H Kassler tentang rehabilitasi orang disabel. Dari buku itu dan prospektus lain, Soeharso memperoleh pengetahuan tentang rehabilitasi orang disabel. Tak kalah penting, Soeharso juga mendirikan Shel tered Workshop (bengkel).

Silahkan sumber sumber lain juga bisa di ringkas dan kumpulkan seperti diatas. Tapi jangan lupakan juga asalnya dimana anda mengcopy sebagai sumber referensi tulisan untuk blog.

Meringkas saya anggap selesai, lanjutkan dengan publikasi.

  1. Setelah terkumpul semua, mulailah merapihkan dengan menambahkan, menghapus atau mengubah beberapa kata sesuai keinginan anda hingga terlihat kalimat hasil ringkasan itu menyambung satu sama lain menjadi ikatan yang sah.
  2. Meskipun sudah tersusun sempurna, harus di ingat bahwa tulisan anda adalah isi / pembahasan utama, jika mengacu pada pembahasan sebelumnya (teknik nulis dalam buku ngadsense), jangan lupakan untuk menambahkan kalimat basa-basi anda sendiri seolah mengajak pembaca mengobrol lewat tulisan di blog.
  3. Penting, Cantumkan sumber. Ini tidak merugikan anda jadi sebaiknya sumber tulisan yang dikutip tetap dicantumkan saja.

Kurang lebih begitu ketika anda ingin mencari keyword trending yang terfokus, jangan lupakan momen disekitar kita. Tidak masalah ketika kita mengambil referensi dari tulisan yang sudah cukup lama karena tokoh yang kita bahas memang sudah ada sejak dulu. Justru disini tujuan kita adalah memperbarui dan menyegarkan kembali pada topik tersebut.

Lalu bagaimana soal judul ? 

Paket Buku Ngadsense (7.3) – Update Gratis